Minggu, 17 Agustus 2014
Sara Island - Porodisa Dreamland
Selamat datang di blog ane.
Kali ini saya akan menceritkan tentang petualangan saya ke Pulau Sara.
Pasti kalian baru denger kan nama Pulau Sara. Ok langsung aja lah...
Pulau Sara adalah Pulau yang terletak di Kabupaten Kepulauan Talaud, nah kalo yang masih bingung dimana Talaud itu, coba cari aja di google maps. Pasti ada deh Pulau kecil terletak di ujung Pulau Sulawesi Utara. Tapi jangn cari di Atlas, soale gak kelihatan, mungkin karena terlalu kecil Pulaunya. Hehehhee...
Pulau Sara disini adalah Pulau yang gak berpenghuni, tidak ada manusia atau hewan darat yang tinggal disana. Hal ini di karenakan di Pulau Sara tidak ada air tawar. Yang ada disana cuman pohon pohon dan semak belukar. Pertama kali saya lihat Pulau Sara itu ya cuman Pulau di tengah lautan dengan di tumbuhi oleh pohon-pohon besar, sekilas tidak ada yang menarik dari Pulau Sara dan terkesan biasa-biasa saja bagi saya.
Perjalanan ini dimulai karena pada waktu itu ada libur yang lumayan panjang, saya dan beberapa teman yang berasal dari jawa berkumpul di rumah salah satu teman yang berasal dari jawa juga, biasa anak perantauan, berkumpul dengan teman dari daerah yang sama adalah suatu kebahagian tersendiri. Satu dua hari ok lah masih seneng kumpul bareng walaupun hanya di rumah, tapi lama lama kesenengan itu berubah jadi kebosanan, jadi untuk menghilangkan kebosanan kami mencari sebuah ide untuk jalan bareng, tak lama, kami sepakat untuk pergi ke Pulau Sara, yup, Pulau tak berpenghuni itu. Sesegera setelah disepakati, kami semua bagi tugas, ada yang beli ikan segar, nasi, dan dabu dabu (sambal), dan ada lagi yang kebagian tugas untuk mencari speedboart yang bisa di sewa untuk kesana. Tak perlu waktu lama, semua sudah kelar, tinggal berangkat ke Pulau Sara. Untuk menuju Pulau Sara kami harus ke pelabuhan dulu dengan manaiki bentor alias becak motor, lima mneit kami sudah sampai di pelabuhan, sesegera mungkin kami naik speedboard yang sudah di sewa.
Sekitar 30 menit, speedboart sudah sampai di Pulau Sara, and WOW, AMAZING, itulah kata pertama kali yang keluar dari mulut saya. Saya rasa peribahasa yang bunyinya Don’ judge the book from its cover itu benar adanya, seperti yang sudah saya bilang di awal Pulau Sara yang bagi saya tak menarik, yang kelihatanya cuman ada pohon-pohon dan semak belukar, Pulau yang saya anggap remeh, ternyata mempunyai ke eksotisan dan keindahan tersendiri. Bagaimana tidak ketika turun dari speedboart, pertama kali pula saya menginjakkan kaki di pasir yang selembut tepung itu, yup pasir disana sangat lembut dan halus, mungkin hampir sama seperti tepung. Begitu lihat di garis pantainya mata di suguhkan dengan garis pantai yang indah, ketika menoleh lurus berlawanan dengan Pulau Sara, kami bisa melihat bangunan bangunan rumah yang berdiri kokoh di Pulau lain dan beberapa aktifitas di laut seperti perahu nelayan yang sibuk mencari ikan dan speedboart yang lalu lalang mengantarkan para penumpang untuk menyebrangi laut.
Setelah puas menikmati pemandangan itu, kami mancari tempat untuk membuat api untuk membakar ikan yang sudah kami persiapkan sebelumnya, sambil menunggu kami berjalan jalan di sekitar area tersebut, setelah puas berjalan jalan, saya dan beberapa teman tidak sabar untuk membasahi tubuh ini dengan air laut, tanpa di komando pun kami langsung berenang dan bermain air sepuasnya. Perairan di sana sangat tenang dan kedalaman yang tidak begiut dalam, sehingga membuat kami leluasa untuk berenang.
Berhubung waktu yang sudah lumyan sore dan hampir satu hari penuh kami menghabiskan waktu disana, kami memutuskan untuk pulang. Salama dalam perjalanan pulang, ras kagum, rasa bahagia tetap mash ada,sungguh perjalanan yang menakjubkan, perjalanan yang membawa cerita dan kenangan tersendiri bagi saya, rasa kebersamaan dengan kawan, canda tawa semua tertumpah di situ tanpa ada sedikitpun rasa kesedihan yang ada.
awal mula sebuah perjalanan....
pasirnya halus dan lembut banget men...
Pemandangan yang bisa di lhat di Pulau Sara
menikmati pemandangan yang ada
bakar ikan dan makan bersama
sebenere masih banyak foto yang bagus yang masih bisa di upload, tapi itu udah cukup, oh ya sekedar info foto ini di mabil hanya menggunakan camdig,
thanks gan udah mau bca blog ane, walaupun mungkin bagi kalian yang bca tulisan ane jelek ambrul adul atau apalah, tapi tetep bagi ane ni tulisan bagus. hehehe (muji diri sendiri)
tapi satu yang harus agan tau,, terkadang gambar itu tidak lebih bagus dari yang aslinya..
thanks gan...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
apikk peb
Posting Komentar